bibit durian montong

Keunggulan dan Cara Tanam Bibit Durian Montong

Diposting pada

Keunggulan dan Cara Tanam Bibit Durian Montong

Bibit durian montong (durio sp) menjadi salah satu variasi jenis buah durian yang paling banyak diperjualbelikan di pasaran. Buah durian montong digemari karena daging buahnya yang lebih banyak, biji buah lebih kecil dan rasanya yang lebih enak. Berbeda dengan jenis buah durian pada umumnya, buah durian montong ukurannya jauh lebih besar dan makanya buah ini juga biasanya dijual dengan harga yang lebih tinggi.

Tentang budidaya bibit durian montong

Selain buah yang lebih besar, daging buah durian montong biasanya berwarna kuning dan tebal serta bertekstur legit. Rasanya sendiri jauh lebih mantap dibandingkan daging buah durian lokal biasa dan aroma khasnya juga tidak terlalu tajam sehingga cocok dimakan bagi mereka yang kurang menyukai durian karena tidak tahan dengan baunya.

Cara menanam bibit durian montong tergolong mudah dan umumnya ditanam di dataran rendah di ketinggian 600 m dpl. Pohonnya dapat tumbuh sekitar 5-8 meter sendiri dan memiliki batang pohon berwarna kecokelatan, sedangkan permukaannya bulat dan halus. Bunga pohon durian montong berwarna putih kekuningan dan mengelompok menjadi sebuah tandan. Makanya dengan segala macam kelebihan yang ada, durian montong sering juga disebut sebagai Rajanya buah durian.

Tips budidaya durian montong agar tumbuh subur

Berikut adalah cara menanam durian montong dari bibitnya yang paling mudah diterapkan:

  1. Pemilihan bibit buah durian montong

Pilihlah bibit buah durian montong yang masih segar, sehat dan berkualitas baik. Selain itu, jika Anda ingin memilih bibit montong dari buahnya asli, maka sebaiknya pilih yang layak jadi indukan dan sudah tua. Permukaannya juga harus halus dan tak cacat.

  1. Pembenihan bibit montong

Agar bibit montong cepat bertunas, maka Anda bisa melakukan pembenihan di dalam botol, gelas atau pot terlebih dahulu. Cukup siapkan baskom atau gelas plastik yang diisi air, kemudian taruh bibit durian montong asli ke dalamnya. Rendam bibit durian sampai tunas tumbuh. Jika bibit atau biji durian mengapung maka sebaiknya dibuang sebab itu tandanya bibit tak layak tanam.

  1. Persiapkan lahan tanah

Diperlukan lahan yang cukup luas untuk menanam pohon durian montong karena ukuran pohon termasuk besar. Bersihkan lahan dari tanaman liar yang menghalangi cahaya matahari, lalu cangkul untuk menggemburkan tanah secara sempurna. Setelah itu, mulai lakukan pemupukan dengan mencampurkan pupuk dan sekam bisa memakai perbandingan 2:1. Persiapkan lahan selama 2 minggu sebelum menanam bibit durian montong mulai dari penyiraman secara rutin sebanyak 2 kali setiap hari hingga pemupukan lahan seminggu sekali.

  1. Penanaman dan perawatan bibit montong

Pilihlah bibit dengan tunas yang sehat dengan akar dan batang yang sudah mulai tumbuh. Kemudian buatlah lubang di lahan yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Beri jarak antar lubang agar pohon tidak terlalu berdempetan. Tutuplah bibit tersebut dengan tanah campuran pupuk dan sekam yang sudah diberi pupuk organik. Setelah itu, cukup lakukan perawatan setiap hari dengan menyirami secara teratur dan melakukan pemupukan ulang. Jangan lupa juga lakukan penyiangan dan tangani jika ada hama yang bermunculan.

  1. Memanen durian montong

Lihatlah buah-buah yang sudah mulai mematang, disarankan Anda mengingat buah tersebut pada batang tanaman dengan tali rafia agar buahnya tak jatuh dan mengenai kepala orang. Buah durian montong biasanya akan siap dipanen ketika usia sudah mencapai 4-5 tahun sejak masa tanam. Ciri buah montong yang siap dipanen adalah kulitnya yang hijau kekuningan dan beraroma durian khas yang cukup menyengat.

Itulah tadi informasi tentang cara budidaya bibit durian montong yang benar, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *