durian montong

Kelebihan, Ciri, Budidaya dan Peluang Usaha Durian Montong

Diposting pada

Kelebihan, Ciri, Budidaya dan Peluang Usaha Durian Montong

Durian montong atau monthong (durio sp) merupakan salah satu jenis variasi durian yang berasal dari Thailand. Jadi memang setiap tahunnya, Negara kita mengimpor buah durian ini dan ada juga yang berusaha membudidayakan dari bibit pohon. Meski begitu, banyak yang mempercayai bahwa jauh sebelum buah montong muncul, asal mula bibit montong ini diambil dari varietas durian asli Indonesia bahkan ada yang mengatakan kalau asalnya dari Jawa Tengah. Kemudian para petani yang ada di Thailand berusaha mengembangkannya menjadi bibit unggulan yang menghasilkan buah durian monthong ini.

Kelebihan durian montong dibanding varietas durian lokal

Kelebihan durian montong terlihat jelas ketika dibandingkan dengan varietas durian lokal biasa. Pertama dari segi ukuran, durian montong biasanya mempunyai ukuran yang jauh lebih besar dan saat dibuka maka daging buah duriannya juga terlihat jauh lebih besar dan padat dengan biji kecil. Kedua mengenai rasanya yang rata-rata lebih enak dan manis dibanding buah durian lokal biasa.

Itulah sebabnya, harga durian monthong terbilang lebih tinggi di pasaran daripada harga buah durian lokal. Walau harganya lebih mahal, tapi hal tersebut tak membuat peminat durian ini surut. Justru semakin banyak orang yang memburu durian montong karena kualitas dan kelebihannya dibanding durian biasa.

Jika ingin dirinci, buah durian montong memiliki keistimewaan sebagai berikut:

  • Tekstur buah durian yang lembut.
  • Durian montong bisa tahan lebih lama daripada durian lokal karea umumnya dipanen ketika kondisi belum matang benar.
  • Daging buah durian montong lebih tebal dan padat serta memiliki rasa dominan manis.
  • Aroma durian montong tak terlalu menyengat. Durian montong dikenal mempunyai aroma khas yang harum meski kulitnya belum dikupas.
  • Cara membudidayakan durian montong terbilang mudah.
  • Tanaman/ pohon montong cepat sekali berbuah.
  • Kualitas bibit durian montong unggulan sangatlah baik meski harganya lebih tinggi dibanding bibit durian biasa.
  • Durian montong jika dijual mempunyai nilai ekonomis yang terbilang tinggi. Harganya sekitar Rp 50 ribu – Rp 70 ribu untuk 1 buah durian montong dengan berat 3-4 kilogram.
  • Meski terbilang harganya lebih tinggi daripada durian lokal biasa, harga durian montong ini masih jauh lebih murah dibandingkan durian musangking.

Ciri-ciri tanaman durian montong

Tanaman buah durian montong menjadi salah satu budidaya unggul di Indonesia. Membudidayakan durian ini sangatlah mudah karena mampu beradaptasi dengan berbagai daerah apalagi di area tropis dataran rendah sampai ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Tapi lebih direkomendasikan untuk menanam pohon montong pada ketinggian 400-600 meter di atas permukaan laut karena ketinggian ini dapat menghasilkan produksi yang jauh optimal.

Ciri-ciri tanaman durian montong yaitu:

  • Biasanya dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 5-8 meter.
  • Tajuk pohon memiliki ukuran yang lebar bisa mencapai 2-4 meter.
  • Habitus tanaman montong memiliki bentuk mengerucut atau payung dengan percabangan batang rapat. Batangnya berwarna kecokelatan sedangkan permukaannya halus dan berbentuk bulat.
  • Bunga tanaman montong ini berwarna putih kekuningan yang berkelompok menjadi sebuah tandan. Dalam satu tandan dapat berkumpul sekitar 1-16 kuntum bunga.

Sekitar 1-3 buah durian dapat dihasilkan dari satu tandan pada pohon durian. Bentuk buahnya sendiri terbilang unik, ada yang berbentuk lonjong sampai hampir persegi. Kulit buahnya sendiri terbilang tebal berwarna hijau kekuningan dengan duri di bagian permukaannya. Durinya berbentuk kerucut kecil-kecil dan berjarak rapat.

Ketika buah durian dibuka, maka akan terlihat daging buah montong berwarna kuning emas dan tebal. Saat dimakan rasanya manis sampai pahit, kurang berlemak dan sedikit terasa kering. Tekstur daging buahnya halus dan memiliki aroma buah tajam meski tak terlalu menyengat. Bijinya sendiri kecil dan berbentuk lonjong pipih, dalam 1 buah terdapat 5-7 biji dan bobot durian montong ini dapat mencapai 5-7 kilogram.

durian montong

Budidaya tanaman buah durian montong

Tanaman buah durian montong sudah beradaptasi dan menyebar luas di Indonesia. Melakukan budidaya tanaman ini tidaklah sulit. Yang terpenting adalah memperhatikan:

  • Pemilihan bibit unggulan yang masih sehat, segar dan tidak cacat/ rusak.
  • Pemilihan lahan yang tepat dan penyiapannya.
  • Penyinaran sinar matahari yang baik dan penyiraman secara teratur. Disarankan menanam saat musim penghujan.
  • Pemupukan yang baik dengan menggunakan pupuk organik atau kompos.

Berapa lama durian montong akan berbuah? Umumnya, tanaman ini akan menghasilkan buah ketika pohon sudah mencapai usia 3-5 tahun. Buah memiliki berat berkisar 2-5 kg atau lebih. Ketika buah durian jatuh dari pohonnya, maka masih dapat dimakan dalam waktu 2-3 hari. Jika ingin memperpanjang daya tahan buah, maka dapat disimpan di ruang pendingin dengan suhu 15 derajat celcius.

Tanaman durian montong dapat dibudidayakan di dalam pot (tabulampot). Rekomendasi ukuran pot yang disarankan yaitu berdiameter lebih dari 60 cm. Tanaman dapat ditanam menggunakan media campuran tanah dan humus. Rata-rata tinggi tanaman durian montong yang ditanam dalam pot dapat mencapai 5 meter, meski bisa juga dipendekkan dengan pemangkasan.

Durian montong termasuk tanaman yang bersifat genjah alias pohon dengan batang yang pendek. Jika dibandingkan, pohon durian lokal umumnya dapat mencapai ketinggian hingga 8 meter atau lebih. Tapi durian montong rata-rata hanya mencapai ketinggian 4-5 meter. Hal ini jelas mempermudah para petani yang ingin memetik durian montong sebelum matang, jadi mereka tak perlu menunggu hingga durian jatuh sendiri.

Peluang usaha durian montong di Indonesia

Sebetulnya durian montong tak hanya dipasarkan di Indonesia, namun juga sampai ke luar negeri atau diimport. Durian sendiri sangat diminati oleh masyarakat sehingga keuntungan dari usaha durian ini begitu besar. Durian tidak hanya menawarkan manfaat untuk dimakan langsung buahnya, tapi juga bisa diolah menjadi berbagai macam produk seperti sop durian, berbagai jenis kue, cream, dan sebagainya.

Ketika durian siap dipanen atau sudah matang, maka ciri-ciri durian montong yang siap makan adalah:

  • Aroma khas buah durian tercium kuat
  • Tangkainya sudah melemah
  • Jika buah dipukul maka akan terdengar bunyi seperti menggema
  • Buah juga mudah jatuh di tanah.

Buah durian montong juga biasanya dijual di supermarket-supermarket dalam bentuk sudah dikupas kulitnya dan dibanderol dengan harga mulai dari Rp 4 ribu – Rp 5 ribu per 100 gram. Harga buah durian ini juga dipengaruhi dari kualitas atau grade-nya.

Jika ingin mencoba peluang bisnis montong ini, maka hal-hal yang berpengaruh terhadap sukses tidaknya yaitu pemilihan bibit benar-benar diperhatikan haruslah yang berkualitas sehingga menghasilkan produksi buah terbaik. Selain itu tentu saja penanaman dan perawatan yang benar.

Jika tertarik melakukan bisnis ini, maka dalam jangka waktu kurang dari 5 tahun, biasanya durian monthong sudah dapat dipanen hasilnya. Opsi lain adalah dengan menjadi penjual durian dan memasok dari para petani atau penggarap budidaya durian montong ini. Para penjual di pinggiran jalan bahkan bisa mendapatkan omset per hari hingga jutaan rupiah.

2 thoughts on “Kelebihan, Ciri, Budidaya dan Peluang Usaha Durian Montong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *