tanaman lada perdu

Cara Membudidaya Tanaman Lada Perdu di Polybag atau Pot

Diposting pada

Cara Membudidaya Tanaman Lada Perdu di Polybag atau Pot

Tanaman lada perdu merupakan salah satu tanaman unggulan yang dapat dibudidaya dengan cukup mudah di Indonesia. Lada atau yang sering dikenal sebagai merica merupakan salah satu bahan rempah yang umumnya digunakan sebagai bumbu dan penghangat tubuh. Dari sekian banyak jenis lada, lada perdu merupakan salah satu varietas yang diunggulkan. Hal ini dikarenakan lada perdu tidak membutuhkan tiang rambatan. Lada perdu dapat tumbuh layaknya tanaman perdu lainnya. budidaya lada perdu dapat dibilang cukup ekonomis dengan hasil yang sangat menguntungkan.

Cara membudidaya tanaman lada perdu di polybag atau pot

Meskipun dapat tumbuh subur di lahan, ternyata lada perdu juga dapat dibudidaya secara maksimal dengan media pot atau polybag. Budidaya ini dapat dijadikan usaha sampingan yang menghasilkan pemasukan besar. Mengingat kebutuhan akan lada masyarakat dalam maupun luar negeri semakin meningkat setiap waktunya. Berikut ini terdapat beberapa cara membudidaya lada perdu unggul pada pot atau polybag:

  • Menyiapkan bibit

Langkah paling awal adalah mempersiapkan bibit lada perdu yang tergolong mudah. Bibit tanaman lada ini berasal dari hasil setek cabang primer dengan menyertakan sulur panjar. Teknik ini disebut setek bertapak. Semai benih setek tersebut di dalam polybag yang telah diisi dengan tanah top soil, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 7:3:1. Tunggu sampai sistem penagakaran kokoh kira-kira 3 hingga 4bulan. Supaya pertumbuhan cepat terjadi, tambahkan zat pengatur tumbuh atau ZPT, air kelapa atau gula.

  • Mempersiapkan media tanam

Saatnya menyiapkan media tanam yang berupa pot atau polybag yang dapat langsung ditata pada pekarangan atau halaman rumah. Campur dahulu tanah berhumus, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 5:1:2. Biarkan campuran tersebut selama 2 minggu. Barulah siap digunakan dengan mengisikannya dalam pot atau polybag.

  • Mulai penanaman lada perdu

Proses inti budidaya lada perdu dimulai dari sini. Isilah dahulu pt atau polybag dengan takaran setengah penuh saja. barulah setelah itu, pindahkan bibit lada perdu yang sudah kokoh pada polybag atau pot tersebut dengan sangat hati-hati supaya tidak mengalami kerusakan yang berdampak buruk ke depannya. Masukkan kembali campuran tanah hingga hampir memenuhi pot atau plybag. Setelah itu, siram dengan air supaya bibit tak layu dan stress.

  • Proses perawatan tanaman lada perdu

Budidaya tanaman lada perdu dalam pot atau polybag membutuhkan perawatan dan pemeliharaan khusus. Beberapa langkah perawatan tanaman lada perdu antara lain dengan menyirami tanaman sesuai dengan kebutuhan. Kemudian bersihkan gulma dengan cara mencabuti rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman lada perdu. Anda juga harus melakukan pemangkasan terhadap ranting, daun atau cabang yang layu atau terlalu rimbun supaya pertumbuhan menjadi lebih maksimal. Aplikasikan penyangga kayu supaya daun tak menyentuh tanah.

  • Pemupukan dan pengendalian hama penyakit

Perlu diketahui bahwa tanaman lada perdu yang dapat dipanen hanya setelah berusia 3 tahun. Setelah ini, masa panen lada perdu akan terjadi rutin. Namun perlu dilakukan pemupukan sebagai langkah pengendalian hama penyakit supaya tak menyerang. Pemupukan sebaiknya dilakukan selama 4 kali dalam setahun. Jenis pupuk yang tepat untuk diberikan adalah NPK dan pupuk kompos atau kandang.

  • Proses pemanenan

Setelah 3 tahun, masa panen lada perdu sudah dapat dilakukan secara rutin. Hasil panen pada tahun pertama sampai kedua berkisar 150 sampai 200 gr lada kering setiap tanamannya. Sedangkan memasuki tahun ketiga, jumlah panen dapat menyentuh angka 350 sampai 500 gr lada kering per tanamannya.

Ternyata membudidaya tanaman lada perdu dengan media pot atau polybag tidaklah begitu sulit. Terlebih pertumbuhan lada perdu yang tidak merambat membuat perawatannya menjadi semakin mudah. Yang terpenting dalam membudidaya lada adalah selalu terjaga kelembaban tanahnya. Jangan lupa pula untuk selalu rutin dalam menyiangi ranting, daun atau batang yang sudah terindikasi terkena hama penyakit.

 

Lihat juga Artikel lainnya: White Pepper Prices Continue To Rise

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *