bibit gaharu

Cara Budidaya Bibit Gaharu Untuk Hasilkan Pohon Berkualitas

Diposting pada

Cara Budidaya Bibit Gaharu Untuk Hasilkan Pohon Berkualitas

Bibit gaharu merupakan bagian penting dari penanaman pohon kayu gaharu yang sering dibudidayakan di berbagai daerah. Gaharu sendiri merupakan kayu dengan ciri-ciri warna kehitaman mengandung resin yang beraroma harum dan sering dimanfaatkan sebagai bahan dari parfum atau produk wangi-wangian lainnya. Gaharu ini menjadi komoditi perdagangan yang penting dengan nilai jual yang cukup tinggi.

bibit gaharu

Cara membudidayakan pohon dari bibit gaharu

Pohon gaharu bisa ditanam secara mudah karena dapat beradaptasi dengan gampang di berbagai lingkungan. Selain itu, pohon ini tak memerlukan kriteria yang rumit untuk lahannya. Berikut cara budidaya bibit gaharu hingga dapat dipanen kayunya:

  1. Memilih bibit pohon gaharu yang berkualitas

Bibit pohon gaharu dapat langsung dibeli dari petani pohon gaharu atau beli saja online. Tinggi bibit yang baik biasanya minimal 30cm dengan diamater kurang lebih sekitar 1-2cm. Cara lain adalah melakukan penyemaian bibit pohon gaharu dari buah gaharu. Jika cara ini yang ingin dipakai maka sebaiknya memilih bibit dari buah yang sudah tua. Berikut cara menyemai bibit pohon gaharu dari buahnya:

  • Setelah diambil bibitnya langsung jemur di bawah sinar matahari selama 4-5 jam.
  • Siapkan tanah, pasir dan pupuk organik untuk media penyemaian dengan perbandingan 1:1:1.
  • Rendam bibit tersebut di air hangat selama 3 jam. Jika ada bibit yang mengapung maka buang saja karena itu tanda bibit yang buruk untuk tumbuh.
  • Taburkan bibit tersebut di media penyemaian yang tadi sudah disiapkan. Lakukan penutupan dan penyiraman.
  • Di bagian media semai diberi penutup bisa berupa jaring semai atau plastik. Cara lain ditutup dengan atap dari dedaunan diberi jarak 20-30 cm dari permukaan semai.
  • Lakukan perawatan dengan penyiraman secara rutin dan setelah tunas tumbuh sekitar 10-15 cm, maka sudah bisa dicabut dan dipindah ke polybag. Setelah makin tinggi, bisa dipindahkan ke lahan yang lebih luas.
  1. Menyiapkan lahan tanam pohon gaharu

Setelah mendapatkan bibit gaharu berkualitas dan melakukan penyemaian, maka langkah berikutnya yaitu mempersiapkan lahan pohon gaharu. Tak ada kriteria khusus, tapi sebaiknya jangan mencari lahan rawa atau yang tergenang air. Buatlah lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm dan kedalaman 40 cm. Isilah lubang tersebut dengan campuran tanah dan pupuk perbandingan 1:1. Beri jarak antar lubang masing-masing 4 meter agar tak terlalu dekat. Sebelum lubang ditanami, diamkan selama 2-3 hari saja.

  1. Menanam bibit gaharu

Setelah bibit sudah tumbuh mencapai 30 cm, maka dapat dipindahkan ke lahan tanam yang lebih luas. Cukup masukkan bibit tersebut ke lubang tanam yang sudah disiapkan dan tutup kembali dengan tanah. Penanaman lebih baik dilakukan saat musim hujan agar tanaman mendapatkan penyiraman air yang cukup.

  1. Merawat tanaman pohon gaharu

Cara perawatan bibit gaharu dengan melakukan penyulaman bibit yang telah mati. Penyulaman sebaiknya harus dilakukan dengan sesegera mungkin supaya pohon sulaman tak tertinggal dari yang lainnya. Jangan lupa juga lakukan penyiangan tanaman liar di sekitar gaharu serta pemupukan ulang ketika umur tanaman gaharu mencapai 6 bulan. Selain itu, lakukan pembasmian hama tanaman misalnya dengan sistem penyemprotan insektisida.

Jika pohon sudah tumbuh besar dan mencapai usia panen, maka Anda sudah bisa memotong batang kayu gaharu tersebut. Kayu yang beraroma semakin harum berarti memiliki kualitas yang baik untuk dijual di pasaran. Demikian informasi mengenai cara budidaya bibit gaharu yang benar, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *